Sebelum setiap penggunaan, lakukan inspeksi visual dan sentuhan menyeluruh terhadap keduanya tali kekang dan tali pengikatnya . Sekilas pandang saja tidaklah cukup — Anda harus memeriksa jahitan, anyaman, label, perangkat keras, dan konektor. Jangan sekali-kali menggunakan peralatan yang ada luka, noda kimia, jahitan robek, perangkat keras bengkok, cincin D yang rusak, atau label pabrikan dan tanggal pemeriksaan yang tidak terbaca.
Gunakan sabuk pengaman seluruh tubuh yang dirancang untuk menahan jatuh (bukan hanya sabuk pengatur posisi) dan kenakan di area yang rata dan terkendali. Ikuti urutan yang konsisten sehingga tali pengaman dapat ditebak setiap saat. Langkah-langkah berikut menjelaskan metode tipikal yang tepat; selalu ikuti panduan pengguna produsen harness terlebih dahulu.
Pilih lanyard yang cocok dengan tipe sistem (penahan jatuh, penahan, atau pemosisian) dan memiliki konektor yang kompatibel. Lanyard dijual sebagai penyerap goncangan (dengan peredam energi), non-penyerap energi (untuk penentuan posisi), atau tali penyelamat yang dapat ditarik sendiri (SRL). Gunakan hanya konektor dengan kekuatan gerbang dan jenis penguncian yang sesuai.
Pastikan carabiner/kait jepret memiliki kemampuan menahan jatuh (biasanya dicap dengan tingkat kekuatan seperti 22 kN) dan kompatibel dengan geometri cincin D harness untuk menghindari pembebanan samping. Gunakan gerbang dengan penguncian ganda jika memungkinkan.
Pemasangan harus dilakukan pada titik jangkar yang dirancang untuk mendukung beban penahan jatuh (umumnya 5.000 lb / 22,2 kN di A.S. untuk jangkar pengguna tunggal) atau pada sistem yang dirancang oleh orang yang berkualifikasi. Hitung jarak jatuh sebelum digunakan untuk memastikan pekerja tidak jatuh ke tingkat yang lebih rendah.
Selalu pertahankan ikatan 100% saat bekerja pada ketinggian yang memungkinkan terjatuh — setidaknya satu titik sambungan aman harus dipertahankan saat berpindah di antara jangkar. Pasang lanyard sebelum Anda terkena bahaya terjatuh dan hindari beban kejut dengan menjaga geometri pemasangan sedekat mungkin dengan overhead.
Rencana penyelamatan tertulis diperlukan setiap kali sistem penahan jatuh digunakan — tentukan cara mengambil atau menurunkan pekerja yang terkena skorsing dengan cepat dan aman. Waktu yang ditangguhkan dalam tali pengaman dapat menyebabkan trauma suspensi; penyelamatan cepat dalam hitungan menit sangatlah penting.
Buat daftar penyelamat yang bertanggung jawab, metode komunikasi, peralatan yang dibutuhkan (tripod penyelamat, SRL dengan fungsi pengambilan, tali penyelamat), frekuensi pelatihan, dan tindakan langkah demi langkah. Latih pekerja dan penyelamat dalam simulasi penyelamatan setidaknya setiap tahun.
Perawatan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kekuatan. Bersihkan anyaman dengan sabun lembut dan air, bilas hingga bersih, dan keringkan di udara terbuka, jauh dari panas langsung atau sinar matahari. Jangan gunakan pemutih, pelarut, atau keringkan dengan mesin. Catat inspeksi dan pensiunkan peralatan ketika gagal memenuhi kriteria inspeksi atau mencapai masa pakai pabrikan.
Banyak insiden yang dapat dicegah jika pengguna memahami kesalahan umum: pemasangan harness yang salah, pemilihan jangkar yang tidak tepat, pemasangan pada komponen yang tidak sesuai, membiarkan kelonggaran berlebih, dan melewatkan inspeksi. Pelatihan, daftar periksa, dan pengawasan yang konsisten dapat mengatasi permasalahan ini.
| Tali pengaman masih utuh | Ya / Tidak |
| Jahitan aman | Ya / Tidak |
| Cincin D punggung hadir & lurus | Ya / Tidak |
| Penyerap energi lanyard utuh | Ya / Tidak |
| Titik jangkar dinilai & diposisikan di atas kepala | Ya / Tidak |
| Rencana penyelamatan sudah ada | Ya / Tidak |
Penggunaan tali kekang dan lanyard yang tepat merupakan perpaduan antara pemilihan peralatan yang benar, pemeriksaan pra-penggunaan yang disiplin, pemasangan yang benar dan pemasangan yang aman, penghitungan jarak jatuh yang akurat, dan rencana penyelamatan yang dapat ditindaklanjuti. Pengusaha harus memberikan pelatihan langsung, pemeriksaan kompetensi yang terdokumentasi, dan sesi penyegaran setidaknya setiap tahun atau kapan pun prosedur berubah.